Cara Kerja Pendingin Air Pada Dispenser

Cara Kerja Pendingin Air Pada Dispenser
Jika pada posting sebelumnya telah dibahas mengenai [Cara Kerja Pemanas Air Pada Dispenser] maka pada posting kali ini akan membahas mengenai Cara Kerja Pendingin Air Pada Dispenser. Pada umumnya proses pemanasan dan pendinginan air pada dispenser berawal dari tampungan air pertama yang berfungsi untuk membagi air yang selanjutnya akan diproses menjadi air panas dan air dingin. Proses pendinginan air pada dispenser pada umumnya dibedakan menjadi 2 yaitu:
  1. Pendinginan Air dengan Fan
    proses pendinginan air menggunakan fan dilakukan dengan cara menghisap suhu tinggi pada air ketika air berada pada tampungan air kedua yang letaknya berada dibawah tampungan air pertama, namun pada kenyataannya fan hanya alat bantu untuk mempercepat pembuangan panas pada air, sehingga temperatur air hanya akan turun sedikit saja. Setelah melewati tampungan air kedua air akan dikeluarkan melalui keran dan siap untuk diminum.
  2. Pendinginan Air dengan Sistem Refrigran
    pendinginan air pada dispenser menggunakan sistem refrigran sama seperti sistem refrigran pada kulkas hanya saja evaporatornya dimasukkan kedalam tampungan air kedua yang berada dibawah tampungan air pertama, sehingga air disekitar evapurator akan menjadi air dingin. Hasil pendinginan air pada dispenser menggunakan sistem refrigran lebih maksimal dibandingkan pendinginan air menggunakan fan. Setelah air melalui proses pendinginan pada tampungan air kedua, air akan mengalir dan keluar melalui keran.
Demikianlah cara kerja pendinginan air pada dispenser, beberapa dispenser proses pendinginan dilakukan pada tampungan air yang pertama, sehingga tampungan air yang kedua tidak ada.

"Zona Teknik" kami melayani service dispenser jogjakarta dan reparasi/perbaikan dispenser yogyakarta.
Posted by: Zona Teknik Updated at : Wednesday, 7 September 2011

Cara Kerja Pemanas Air Pada Dispenser

Cara Kerja Pemanas Air Pada Dispenser
Dispenser merupakan alat untuk mengalirkan air dari galon air kedalam cakir/gelas namun saat ini dispenser memiliki fungsi tambahan diantaranya untuk memanaskan air, bagaimana cara kerja pemanas air pada dispenser? Proses air mengalir dari galon yang bersuhu normal hingga sampai kedalam cangkir/gelas yang bersuhu panas melalui beberapa komponen mulai dari galon air kemudian mengalir kedalam tampungan yang kemudian mengalir kedalam tabung pemanas dan kemudian air mengalir dalam keadaan panas melalui keran, proses pemanasan air terjadi pada saat air masuk kedalam tabung pemanas. Tabung pemanas merupakan tabung yang terbuat dari logam yang disekitar tabung tersebut dikelilingi oleh elemen pemanas, sehingga ketika air mengalir dari tampungan menuju tabung pemanas sensor suhu yang ada pada tabung pemanas akan memicu elemen pemanas untuk bekerja, suhu tinggi yang dihasilkan elemen pemanas diserap oleh air yang suhunya lebih rendah, setelah suhu air dalam tabung pemanas tinggi maksimal sensor suhu yang ada pada tabung pemanas akan memutuskan arus listrik pada elemen pemanas, pada saat elemen pemanas menyala lampu indikator pemanas menyala dan pada saat elemen pemanas mati lampu indikator pemanas mati. Setelah lampu indikator pemanas mati dan air pada tabung pemanas sudah mencapai suhu tinggi maksimal maka air panas siap digunakan. Yang perlu diingat ketika menyalakan pemanas pada dispenser adalah pastikan air pada tabung pemanas penuh, sebab jika tabung pemanas dalam keadaan kosong dan elemen pemanas bekerja maka suhu tinggi yang dihasilkan oleh elemen pemanas tidak terserap oleh air dan akan merusak tabung pemanas dan komponen lain disekitar tabung pemanas karena terkena panas yang terlalu tinggi.
Itulah cara kerja pemanas air pada dispenser.

"Zona Teknik" kami melayani service dispenser yogyakarta dan perbaikan/repair dispenser jogja.
Posted by: Zona Teknik Updated at : Monday, 22 August 2011

Dispenser

Dispenser adalah alat yang digunakan untuk mengalirkan air minum dari galon air minum ke gelas/cangkir.
Semula fungsi Dispenser hanya seperti itu namun saat ini fungsi Dispenser menjadi lebih beragam diantaranya sebagai pemanas air yang mengalir, kemudian ada juga yang mendinginkan air ada juga yang memdinginkan dan memanaskan.
Untuk memanaskan biasanya menggunakan elemen pemanas sedangkan untuk dingin menggunakan kipas atau sistem refrigran.
Posted by: Zona Teknik Updated at : Friday, 18 June 2010